Pengkajian fisik keperawatan pada bayi baru lahir merupakan pengkajian fisik yang di lakukan oleh perawat untuk menilai status kesehatan yang dilakukan pada saat bayi baru lahir, kemudian 24 jam setelah lahir dan pada waktu pulang dari rumah sakit. Tujuan secara umum pengkajian fisik pada bayi adalah menilai status adaptasi atau penyesuaian kehidupan intra uteri ke dalam kehidupan ekstra uteri dan mencari kelainan pada bayi. Adapun pengkajian fisik yang dapat di lakukan pada bayi antara lain:
Penilaian Apgar Score
Pengkajian ini memiliki kemampuan laju jantung, kemampuan bernafas, kekuatan tonus otot, kemampuan reflex dan warna kulit. Penilaian apgar score ini di temukan oleh Dr.Virgina Apgar, penilaian ini dapat di lakukan pada menit pertama setelah lahir dengan penilaian sebagai berikut:
7-10 (beradaptasi baik)
4-6 (asfiksia ringan hingga sedang)
0-3 (asfiksia berat)
Kemudian penilaian berikutnya setelah 5 menit.
Pemeriksaan Cairan Amnion
Pemeriksaan cairan amnion ini di lakukan untuk menilai ada tidaknya kelainan pada cairan amnion tentang jumlah volumenya, apabila volumenya lebih dari 2000 ml bayi mengalami polihidramnion atau di sebut hidramnion sedangkan apabila jumlahnya kurang dari 500 ml maka bayi mengalami oligohidramnion.
Pemeriksaan Placenta
Pada pemeriksaan placenta ini di lakukan untuk menentukan keadaan placenta seperti adanya pengkapuran, nekrosis, beratnya dan jumlah korion. Pemeriksaan ini penting dalam menentukan terjadi kembar identik atau tidak.
Pemeriksaan Tali Pusat
Pemeriksaan tali pusat ini menilai ada tidaknya kelainan dalam tali pusat seperti adanya vena dan arteri, adanya tali simpul pada tali pusat atau tidak.
Pengukuran Antropometri
Pada pemeriksaan bayi baru lahir perlu di lakukan pengukuran antropometri seperti berat badan, dimana pengukuran berat badan yang normal adalah 2500-3500 gram, pengukuran panjang badan secara normal, panjang bayi baru lahir adalah 45-50 cm, pengukuran lingkar kepala normalnya adalah 33-35 cm, pengukuran lingkar dada normalnya adalah 30-33 cm.
Pemeriksaan Kepala
Pemeriksaan Dada dan Punggung
Pemeriksaan Abdomen
Pemeriksaan Tulang Belakang dan Ekstremitas
Pemeriksaan Genitalia
Pemeriksaan Anus dan Rectum
Pemeriksaan Kulit
Pemeriksaan Refleks
Related posts:
- ASUHAN BAYI BARU LAHIR ( BBL) Walaupun sebagian besar proses persalinan terfokus pada ibu tetapi karena...
- ADAPTASI FISIOLOGIS BAYI BARU LAHIR TERHADAP KEHIDUPAN DI LUAR UTERUS Konsep-konsep Esensial Pada periode pascapartum, bayi baru lahir mengalami perubahan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.