Merokok adalah suatu kebiasaan yang sering kita lihat di dalam kehidupan sehari-hari . Gaya hidup atau life style ini menarik, dan tampa kita sadari sebagai suatu masalah kesehatan , minimal dianggap sebagai suatu factor resiko dari berbagai macam penyakit termasuk infeksi saluran pernafasan.
Rokok merupakan suatu peroduksi internasional yang mengandung sekitar 1500 bahan kimiawi. Unsur – unsure yang sangat banyak antaralain : nikotin, gas karbonmonoksida (CO) dan tar.
Kita lihat niikotin, pada dasarnya akan mengakibatkan pembuluh darah menyempit dengan sangat cepat sehingga sel-sel tubuh akan kekurangan O2. Dengan menghisap sebatang rokok berarti kita menghisap 1-2 mg nikotin
Pada orang yang belum terbiasa itu saja sudah menyebabkan pusing , sakit kepala, mual dan muntah berkeringat dan sakit daerah lambung.
Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dan memacu detak jantung sampai kerja jantung menjadi berat.
Karbon Monoksida sebagai gas beracun yang tidak menimbulkan bau dalam asap rokok dan dalam darah akan menyatu dengan HB, sehingga oksigen yang diperlukan tubuh justru kekurangan tempat.
Tar adalah kondusat semua zat-zat yang terdapat pada semua asap rokok sehingga apabila menghirup asap rokok tersebut maka pada saluran pernafasan akan terjadi kondensasi tar yang tidak dapat dibersihkan secara mekanis walaupun saluran pernafasan mempunyai kemampuan untuk membersihkan diri secara biologis
Banyak orang mengetahui bahwa secara medis merokok akan memberi pengaruh buruk pada tubuh manusia. Banyak organ tubuh yang akan menderita akibat rokok. Meskipun telah banyak yang tahu tentang bahaya rokok. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak orang yang tidak mengerti atau berpura-pura tidak merokok
Keadaan ini dapat dimengerti karena umumnya pengaruh rokok baru muncul setelah kebiasaanya berlangsung bertahun tahun dan bila disadari maka upaya untuk menghentikanya munkin telah terlambat karena organ tubuh yang timbul telah persisten
Perokok pasif mempunyai dua kali lebih untuk mendapat serangan kanker paru-paru dari pada yang merokok. Khusus bagi anak-anak dapat meningkatkan resiko untuk mendapatkan serangan ISPA dan gangguan paru-paru dimasa yang akan datang
Anak-anak dari anggota keluarga perokok lebih mudah dan lebih sering menderita gangguan pernafasan dibanding anak-anak dan anggota keluarga yang bukan perokok.
Khusus untuk melindungi bayi dan anak-anak yang terpapar asap rokok, perlu diusahakan untuk dijauhkan dari kepulan asap rokok atau anggota keluarga yang perokok diberikan waktu dan ruangan tersendiri untuk menyalurkan kebiasaan merokok
Related posts:
- HATI-HATI PENIMBUNAN DEBU DALAM PARU-PARU Bayangkan Dengan menarik nafas, udara yang mengandung debu masuk kedalam...
- Dermatosis Penyakit Akibat Kerja Dermatosis akibat kerja adalah semuamasalah kulit yang muncul pada waktu...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


