<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Puskesmas &#187; Penyakit</title>
	<atom:link href="http://infopuskesmas.com/category/penyakit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infopuskesmas.com</link>
	<description>Info Puskesmas  Blog Berisi  Informasi Program  Kesehatan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 04:41:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Angka Kesakitan dan Kematian DBD Kota Makassar</title>
		<link>http://infopuskesmas.com/angka-kesakitan-dan-kematian-dbd-kota-makassar.htlm.</link>
		<comments>http://infopuskesmas.com/angka-kesakitan-dan-kematian-dbd-kota-makassar.htlm.#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 04:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Angka]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Kesakitan]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopuskesmas.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Angka kesakitan dan kematian akibat DBD di wilayah Kota Makassar dalam rentang waktu lima tahun terakhir yaitu periode 2000 sampai dengan 2005 mengalami fluktuasi dengan gambaran trend yang meningkat.
Tahun 2000, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://infopuskesmas.com/angka-kematian-bayi-akb-infant-mortality-rate-imr-kota-makassar.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Angka Kematian Bayi (AKB) / Infant Mortality Rate (IMR) Kota Makassar'>Angka Kematian Bayi (AKB) / Infant Mortality Rate (IMR) Kota Makassar</a> <small>Menurut profil Dinas Kesehatan Kota Makassar.Angka Kematian Bayi (AKB) di...</small></li>
<li><a href='http://infopuskesmas.com/puskesmas-tamalanrea-kota-makassar.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar'>Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar</a> <small>Puskesmas Tamalanrea berada di kecamatan Tamalanrea dengan luas wilayah kerja...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Angka kesakitan dan kematian akibat DBD di wilayah Kota Makassar dalam rentang waktu lima tahun terakhir yaitu periode 2000 sampai dengan 2005 mengalami fluktuasi dengan gambaran trend yang meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 2000, jumlah <a href="http://infopuskesmas.com/cegah-demam-berdarah-sebelum-terlambat.htlm." target="_blank">kasus DBD</a> yang dilaporkan adalah sebanyak 792 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 14 orang atau CFR = 1.77, tahun 2001 meningkat menjadi 1.718 kasus dengan jumlah kematian 15 orang atau CFR = 0.87, tahun 2002 turun menjadi 1.446 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 22 orang atau CFR = 1.52, tahun 2003 turun menjadi sebanyak 1.127 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 17 orang atau CFR = 1.50, tahun 2004 turun menjadi 684 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 12 orang atau CFR = 1.75, dan tahun 2005 maningkat lagi menjadi 832 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 22 orang atau CFR = 264 (Dinkes Makassar, 2005).</p>
<p style="text-align: justify;">Angka kesakitan dan kematian akibat penyakit DBD di Kota Makassar selama tiga tahun terakhir yaitu periode tahun 2007 sampai 2009. Pada tahun 2007 jumlah penderita DBD yang dilaporkan sebanyak 452 kasus dengan jumlah kematian 5 orang atau CFR = 1,10 %, Pada tahun 2008 jumlah penderita DBD yang dilaporkan sebanyak 263 kasus dengan jumlah kematian 3 orang atau CFR = 1,14 %, Pada tahun 2009 (Januari &#8211; Agustus) jumlah penderita DBD yang dilaporkan sebanyak 221 kasus dengan jumlah kematian 1 orang atau CFR = 0,45 % (Dinkes Makassar, 2009).</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://infopuskesmas.com/angka-kematian-bayi-akb-infant-mortality-rate-imr-kota-makassar.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Angka Kematian Bayi (AKB) / Infant Mortality Rate (IMR) Kota Makassar'>Angka Kematian Bayi (AKB) / Infant Mortality Rate (IMR) Kota Makassar</a> <small>Menurut profil Dinas Kesehatan Kota Makassar.Angka Kematian Bayi (AKB) di...</small></li>
<li><a href='http://infopuskesmas.com/puskesmas-tamalanrea-kota-makassar.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar'>Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar</a> <small>Puskesmas Tamalanrea berada di kecamatan Tamalanrea dengan luas wilayah kerja...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopuskesmas.com/angka-kesakitan-dan-kematian-dbd-kota-makassar.htlm./feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cegah Demam Berdarah Sebelum Terlambat</title>
		<link>http://infopuskesmas.com/cegah-demam-berdarah-sebelum-terlambat.htlm.</link>
		<comments>http://infopuskesmas.com/cegah-demam-berdarah-sebelum-terlambat.htlm.#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 16:23:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[DB]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopuskesmas.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Demam berdarah</strong> (DB) atau <strong>demam berdarah dengue</strong> (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus <em>Flavivirus</em>, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk <em>Aedes aegypti</em>.</p>
<p>Penyakit DBD hanya dapat ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypty betina.</p>
<ul>
<li></li>
<li>Nyamuk ini mendapat virus      dengue sewaktu menggigit/menghisap darah orang :
<ul>
<li>Yang sakit DBD atau</li>
<li>Yang tidak sakit DBD tetapi       dalam darahnya terdapat virus Dengue (karena orang ini memiliki kekebalan       terhadap virus dengue)</li>
<li>Orang yang mengandung virus       dengue tetapi tidak sakit, dapat pergi kemana-mana dan menularkan virus       itu kepada orang lain di tempat yang ada nyamuk Aedes Aegypti.</li>
</ul>
</li>
<li>Virus dengue yang terhisap akan      berkembangbiak dan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk termasuk kelenjar      liurnya.</li>
<li>Bila nyamuk tersebut      menggigit/menghisap darah orang lain, virus itu akan dipindahkan bersama      air liur nyamuk.</li>
<li>Bila orang yang ditulari itu      tidak memiliki kekebalan (umumnya anak-anak), ia akan segera menderita      DBD.</li>
<li>Nyamuk Aedes Aegypti yang sudah      mengandung virus dengue, seumur hidupnya dapat menularkan kepada orang      lain.</li>
<li>Dalam darah manusia, virus      dengue akan mati dengan sendirinya dalam waktu lebih kurang 1 minggu.</li>
<li>Tanda-tanda Penyakit Demam      Berdarah Dengue</li>
</ul>
<p>Apa tanda-tanda penyakit DBD ?</p>
<ol>
<li>Mendadak panas tinggi selama      2-7 hari, tampak lemah dan lesu suhu badan antara 38 Cº sampai 40 Cº</li>
<li>Tampak bintik-bintik merah pada      kulit, seperti bekas gigitan nyamuk disebabkan pecahnya pembuluh darah      kapiler dikulit, untuk membedakannya kulit direnggangkan, bila bintik      merah itu hilang, berarti bukan tanda penyakit DBD.</li>
<li>Kadang-kadang terjadi      perdarahan di hidung (mimisan)</li>
<li>Akan terjadi muntah darah/berak      darah.</li>
<li>Kadang-kadang nyeri ulu hati,      karena terjadi perdarahan di lambung.</li>
<li>Bila sudah parah, penderita      gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat, bila tidak segera      ditolong di Rumah Sakit dalam 2-3 hari dapat meninggal dunia</li>
</ol>
<p>Cara Pencegahan</p>
<p>Tidak ada vaksin yang tersedia secara komersial untuk penyakit demam berdarah.</p>
<p>Pencegahan utama demam berdarah terletak pada menghapuskan atau mengurangi vektor nyamuk demam berdarah. Insiatif untuk menghapus kolam-kolam air yang tidak berguna (misalnya di pot bunga) telah terbukti berguna untuk mengontrol penyakit yang disebabkan nyamuk, menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal &#8211; hal yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah <em>Aedes Aegypti</em>.</p>
<p>Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit demam berdarah, sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Melakukan kebiasaan baik,      seperti makan makanan bergizi, rutin olahraga, dan istirahat yang cukup;</li>
<li>Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan      3M, yaitu menguras bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air, dan      mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan      jentik-jentik nyamuk, meski pun dalam hal mengubur barang-barang bekas      tidak baik, karena dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik bila      barang-barang bekas tersebut didaur-ulang;</li>
<li>Fogging atau pengasapan hanya      akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk abate akan mematikan jentik pada air. Keduanya harus dilakukan untuk memutuskan rantai      perkembangbiakan nyamuk;</li>
<li>Segera berikan obat penurun      panas untuk demam apabila penderita mengalami demam atau panas tinggi;</li>
</ol>
<p>Jika terlihat tanda-tanda <em>syok</em>, segera bawa penderita ke rumah sakit</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopuskesmas.com/cegah-demam-berdarah-sebelum-terlambat.htlm./feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelelawar Buah Mempercepat Penyebaran Virus Flu Babi</title>
		<link>http://infopuskesmas.com/kelelawar-buah-mempercepat-penyebaran-virus-flu-babi.htlm.</link>
		<comments>http://infopuskesmas.com/kelelawar-buah-mempercepat-penyebaran-virus-flu-babi.htlm.#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 17:02:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[H1N1]]></category>
		<category><![CDATA[Kelelawar]]></category>
		<category><![CDATA[Mempercepat]]></category>
		<category><![CDATA[Swine influenza]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Flu Babi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopuskesmas.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Flu Babi atau Swine influenza adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang bersifat tiba-tiba dan mudah menyebar yang disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H1N1
Manifestasi klinis dari Swine influenza ini [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-88" title="kelelawar buah flu babi" src="http://infopuskesmas.com/wp-content/uploads/2009/11/kelelawar-buah-flu-babi-300x297.jpg" alt="kelelawar buah flu babi" width="300" height="297" />Flu Babi atau Swine influenza adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang bersifat tiba-tiba dan mudah menyebar yang disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H1N1</p>
<p style="text-align: justify;">Manifestasi klinis dari Swine influenza ini dapat ditentukan oleh infeksi sekunder pada babi yang mengalami sakit. Babi adalah suatu tempat utama virus SI klasik (terdapat laporan adanya infeksi pada manusia, akan tetapi virus Swine influenza ini tidak mudah menyebar ke populasi manusia, akan tetapi kematian bisa terjadi pada orang-orang yang mempunyai kelainan pada sistem kekebalan tubuhnya).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada análisis genetik virus asal manusia itu ternyata materi genetiknya lebih mirip virus influenza asal babi dibandingkan dengan virus asal orang. Karena itulah virus itu disebut <em>swine influenza</em> (flu babi). Sementara ini lembaga kesehatan hewan dunia (OIE) memberikan  istilah ilmiah Influenza Babi (H1N1).</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu kemunculan ditambahkan untuk membedakan dengan virus lain dengan subtipe yang sama. Virus yang serupa pernah menyerang Australia kabarnya virus tersebut di dapatkan pada kuda pacuan yang menderita flu lalu kemudian menyebar ke pada beberapa perawat kuda lalu virus tersebut di beri nama Virus Hendra sesuai dengan nama dimana virus tersebut di temukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Virus serupa pernah menyebar di malaysia, virus tersebut mulanya hanya menyerang salah satu peternakan babi di desa Nipah dan dalam waktu beberapa hari menyebar keseluruh penjuru. Dan para ahli di buat panic akibat penyebaranya yang begitu cepat mencari mata rantai yang hilang pada penyebaran penyakit tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan setelah dilakukan penelitian yang berulangkali  tampa kenal lelah ditemukan bahwa matarantai  yang hilang tersebut adalah kelelawar. Pada  kelelawar ditemukan antibody virus nipah (virus nipah diambil dari nama desa dimana terjadi penyebaran)   pada saat pengujian.</p>
<p style="text-align: justify;">Para peneliti menyimpulkan bahwa kelelawarlah yang menyebabkan penyebaran virus terjadi begitu cepat tampa bisa di antisipasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelelawar pada saat menjatuhkan buah ketanah yang biasa ditanam di dekat kandang babi, bisa dimakan oleh babi atau mengambil buah di suatu tempat lalu membawanya untuk dimakan ditempat lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan dimana tanah di dekat kandang babi biasanya sangat subur, dan biasanya petani selalu menanam berbagai macam buah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan anda yang suka makan buah atau kelelawar mungkin harus lebih berhati-hati!!!</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopuskesmas.com/kelelawar-buah-mempercepat-penyebaran-virus-flu-babi.htlm./feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebiasaan Merokok Dalam Rumah Berpengaruh Dengan  Penyakit ISPA pada Balita</title>
		<link>http://infopuskesmas.com/kebiasaan-merokok-dalam-rumah-berpengaruh-dengan-penyakit-ispa-pada-balita.htlm.</link>
		<comments>http://infopuskesmas.com/kebiasaan-merokok-dalam-rumah-berpengaruh-dengan-penyakit-ispa-pada-balita.htlm.#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 15:30:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga perokok]]></category>
		<category><![CDATA[Perokok pasif]]></category>
		<category><![CDATA[serangan ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[serangan kanker paru-paru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopuskesmas.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Merokok adalah suatu  kebiasaan yang sering kita lihat di dalam kehidupan sehari-hari . Gaya hidup atau life style ini menarik, dan tampa kita sadari sebagai suatu masalah kesehatan , minimal [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://infopuskesmas.com/hati-hati-penimbunan-debu-dalam-paru-paru.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: HATI-HATI  PENIMBUNAN DEBU DALAM PARU-PARU'>HATI-HATI  PENIMBUNAN DEBU DALAM PARU-PARU</a> <small>Bayangkan Dengan menarik nafas, udara yang mengandung debu masuk kedalam...</small></li>
<li><a href='http://infopuskesmas.com/dermatosis-penyakit-akibat-kerja.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dermatosis Penyakit Akibat Kerja'>Dermatosis Penyakit Akibat Kerja</a> <small>Dermatosis akibat kerja adalah semuamasalah kulit yang muncul pada waktu...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-41" title="anak ispa rokok" src="http://infopuskesmas.com/wp-content/uploads/2009/11/anak-ispa-rokok1-300x225.jpg" alt="anak ispa rokok" width="300" height="225" />Merokok adalah suatu  kebiasaan yang sering kita lihat di dalam kehidupan sehari-hari . Gaya hidup atau life style ini menarik, dan tampa kita sadari sebagai suatu masalah kesehatan , minimal dianggap sebagai suatu factor resiko dari berbagai macam penyakit termasuk infeksi saluran pernafasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Rokok merupakan suatu peroduksi  internasional yang mengandung sekitar 1500 bahan kimiawi. Unsur – unsure yang sangat banyak  antaralain : nikotin, gas karbonmonoksida (CO) dan tar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita lihat niikotin,  pada dasarnya akan mengakibatkan pembuluh darah menyempit dengan sangat cepat sehingga sel-sel tubuh akan kekurangan O2. Dengan menghisap sebatang rokok berarti kita menghisap 1-2 mg nikotin</p>
<p style="text-align: justify;">Pada orang yang belum terbiasa itu  saja sudah menyebabkan pusing , sakit kepala, mual dan muntah berkeringat dan sakit daerah lambung.</p>
<p style="text-align: justify;">Nikotin dapat meningkatkan  tekanan darah dan memacu detak  jantung sampai kerja jantung menjadi berat.</p>
<p style="text-align: justify;">Karbon Monoksida sebagai  gas beracun yang tidak menimbulkan  bau dalam asap rokok dan dalam darah akan menyatu  dengan HB, sehingga oksigen yang diperlukan tubuh justru kekurangan tempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tar adalah kondusat semua zat-zat yang terdapat pada semua asap rokok sehingga apabila menghirup asap rokok tersebut maka pada saluran pernafasan akan terjadi kondensasi tar yang tidak dapat dibersihkan secara mekanis walaupun saluran pernafasan mempunyai kemampuan untuk membersihkan diri secara biologis</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang mengetahui bahwa secara medis merokok akan memberi pengaruh buruk pada tubuh manusia. Banyak organ tubuh yang akan menderita akibat rokok. Meskipun telah banyak yang tahu tentang bahaya rokok. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak orang yang tidak mengerti atau berpura-pura tidak merokok</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keadaan ini dapat dimengerti karena umumnya pengaruh rokok baru muncul setelah kebiasaanya berlangsung bertahun tahun dan bila disadari maka upaya untuk menghentikanya munkin telah terlambat karena organ tubuh yang timbul telah persisten</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Perokok pasi</strong>f mempunyai dua kali lebih untuk mendapat <em>serangan kanker paru-paru</em> dari pada yang merokok. Khusus bagi anak-anak dapat meningkatkan resiko untuk mendapatkan <em>serangan ISPA</em> dan gangguan paru-paru dimasa yang akan datang</p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak dari anggota keluarga perokok lebih mudah dan lebih sering menderita gangguan pernafasan  dibanding anak-anak dan anggota keluarga yang bukan perokok.</p>
<p style="text-align: justify;">Khusus untuk melindungi bayi dan anak-anak yang terpapar asap rokok, perlu diusahakan untuk dijauhkan dari kepulan asap rokok atau anggota keluarga yang perokok diberikan waktu dan ruangan tersendiri untuk menyalurkan kebiasaan merokok</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://infopuskesmas.com/hati-hati-penimbunan-debu-dalam-paru-paru.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: HATI-HATI  PENIMBUNAN DEBU DALAM PARU-PARU'>HATI-HATI  PENIMBUNAN DEBU DALAM PARU-PARU</a> <small>Bayangkan Dengan menarik nafas, udara yang mengandung debu masuk kedalam...</small></li>
<li><a href='http://infopuskesmas.com/dermatosis-penyakit-akibat-kerja.htlm.' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dermatosis Penyakit Akibat Kerja'>Dermatosis Penyakit Akibat Kerja</a> <small>Dermatosis akibat kerja adalah semuamasalah kulit yang muncul pada waktu...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopuskesmas.com/kebiasaan-merokok-dalam-rumah-berpengaruh-dengan-penyakit-ispa-pada-balita.htlm./feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dermatosis Penyakit Akibat Kerja</title>
		<link>http://infopuskesmas.com/dermatosis-penyakit-akibat-kerja.htlm.</link>
		<comments>http://infopuskesmas.com/dermatosis-penyakit-akibat-kerja.htlm.#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 14:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[akibat kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Dermatosis]]></category>
		<category><![CDATA[Dermatosis Akibat Kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopuskesmas.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dermatosis akibat kerja adalah semuamasalah kulit yang muncul pada waktu bekerja atau disebabkan oleh pakerjaan. Istilah dermatosis lebih tepat dari pada dermatitis, sebab kelainan kulit akibat kerja tidak usah suatu [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dermatosis akibat kerja adalah semuamasalah kulit yang muncul pada waktu bekerja atau disebabkan oleh pakerjaan. Istilah dermatosis lebih tepat dari pada dermatitis, sebab kelainan kulit akibat kerja tidak usah suatu peradangan, melaingkan juga tumor atau alergi . Persentasi dermatosisyang di sebabkan oleh pekerjaan  sekitar 50 – 60% maka dari itu penyakit tersebut perlu mendapat perhatian yang cukup.</p>
<p style="text-align: justify;">Menegakkan suatu diagnosa penyakit akibat kerja tidaklah mudah . Lebih-lebih untuk keadaan dinegara kita, dimana dermatoses umum sangatlah banyak. Untuk itu haruslah di ikuti cara diagnosa penyakit-penyakit akibat kerja pada umumnya . Haruslah terang kapan tepatnya dermatoses itu dimulai . Untuk tahu persis kapan dermatoses itu mulai perlu adanya data pemeriksaan kesehatan sebelum kerja dan pemeriksaan kesehatan berkala.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya perlu pengetahuan tentang lingkungan kerja si penderita , apakah benar penyebab penyakit itu berada dalam lingkungan. Bila ada bagaimana keteranganya tentang cara penyebab itu menimbulkan penyakit tersebut, apakah secara imfeksi, apakah perangsangan primer atukah pemekaan . Pertanyaan ini dapat dijawab dengan memperhatikan penyebab-penyebab yang ada dalam lingkungan kerja dan dengan uji laboratorium ataupun klinis .</p>
<p style="text-align: justify;">Sangatlah penting diketahui ialah  “patch test” yang dapat memastikan bahan-bahan yang bekerja sebagai pemekat terhadap si pekerja. Satu cara uji sederhana , apakah dermatosis itu akibat kerja atau tidak , ialah memberikan cuti beberapa hari kepada penderita: apabila penyakit itu bersumber pada pekerjaan, biasanya oleh cuti demikian dermatosis menjadi kurang bahkan menjadi baik sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Patch test adalah cara uji klinis untuk menentukan apakah suatu bahan kimia bersifat sensitizer atau tidak . Terdapat banyak cara untuk melakukan pacth test tersebut.Patch test dapat digunakan sebagai alat diagnostic atupun prefentif. Sebagai alat diagnostic, bahan dalam konsentrasi sangat rendah dibiarkan kontak dengan kulit dan ditutup dengan plester atau gasverban dan plester. Bila penderita peka , timbullah tanda kelainan kulit .</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai bahan preventif dimaksukkan untuk menguji suatu bahan yang akan diproduksi oleh suatu industri , apakah bahan itu bersifat sensisiter atau tidak . Cara ini populer dalam perusahaan yang menghasilkan bahan – bahan pakaian sintetis. Untuk maksud tersebut bahan dalam kadar rendah di biarkan kontak dengan kulit dan ditutup dengan plester kira-kira 5 hari, lalu plesternya dibuka dan bahanya di bersihkan sekali, biarkan dahulu untuk waktu 10 hari. Kemudian bahan yang sama dikontakkan pula dikulit , bila reaksi timbul , berarti bahan itu sensitizer dan biasanya tidak di jual kepada umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti dinyatakan diatas pacth test preventif ini sangat penting untuk menentukan apakah bahan pakaian dapat atau tidaknya di pakai oleh umum di tinjau dari sudut sensitisasi .</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu missal bahwa diagnosa dermatosis akibat kerja kadang-kadang sulit , ialah membedakan apakah kelainan kulit ditangan , dermatosis akibat kerja atuakah reaksi dermatophytide , yaitu reaksi alergis terhadap imfeksi jamur kronis, yang biasanya tempat imfeksi di sela-sela jari kaki. Untuk itu harus dilakukan uji-uji klinis tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian pula faktor psychis kadang-kadang menyulitkan , bahwa kelainan kulit itu adalah dermatosis akibat kerja ataukah suatu kelainan latar belakangnya penyakit psysomatik. Untuk keperluan itu perlu nasehat keahlian dari seorang psychiater.</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopuskesmas.com/dermatosis-penyakit-akibat-kerja.htlm./feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
